//
you're reading...
Bengkayang

Gunawan : “PNS Kantor Camat Siding Bermental Kerupuk”

Salah satu akses transportasi darat menuju Kecamatan Siding

Kecamatan Siding merupakan salah satu dari 17 Kecamatan yang ada di Bengkayang. Berdiri dari hasil pemekaran kecamatan Jagoi Babang pada tahun 2006 lalu. Kecamatan yang terkenal dengan budaya Nyobeng ini juga merupakan kecamatan yang berbatasan langsung Negara tetangga Malaysia, selain Jagoi Babang. Sebagai garda terdepan bangsa ini, tidak salah bila pembangunan didaerah ini membutuhkan campur tangan pemerintah yang cukup besar.

Perlu diketahui, hingga kini Siding belum memiliki akses jalan Darat yang memadai, penerangan listrik belum dirasakan sebagian besar masyarakat, apalagi akses informasi. Pembangunan itu tak semesti dilihat dari segi fisik semata, namun tak kalah pentingnya juga adalah pembangunan terhadap mentalitas para abdi Negara maupun masyarakat setempat.

Terkait pembinaan mental pegawai, saking gusarnya, Anggota Komisi B DPRD Bengkayang, asal kecamatan Siding, yakni Gregorius Gunawan, meminta agar Pemda Bengkayang melalui instansi terkait perlu meningkatkan kualitas pegawai yang dimiliki, khususnya para abdi Negara yang ditugaskan di Kantor Camat Siding serta Kecamatan Siding umumnya.

Gunawan mengaku gusar karena dari laporan masyarakat selama ini pegawai dikantor Camat Siding sangat jarang sekali “Menjenguk” kantor tempat mereka bertugas. Dari laporan tersebut pula, Gunawan menyebutkan dalam jangka waktu sebulan masyarakat sangat kesulitan menemui pegawai Kantor Camat bila hendak berurusan terkait administrasi yang menyangkut kepentingan masyarakat setempat.

Selain dari laporan masyarakat Siding, Gunawan mengakui baru-baru ini dirinya pernah mendatangi langsung kantor Camat Siding, tentunya pada hari kerja. Namun apa yang ditemui?

“Tak ada seorangpun pegawai Kantor Camat yang berada ditempat,” terangnya dengan nada tinggi saat ditemui, Selasa (31/8) di Bengkayang.

Gunawan yang merupakan putra daerah setempat, mengaku miris melihat kondisi itu. Dari kediamannya menuju Kantor Camat Siding tidak mencapai 1 Km. Kondisi ini menurutnya telah berlangsung lama, semakin parah yakni sejak pergantian Camat awal tahun 2010 lalu dari Agustinus BDN ke Tulen. Selama dijabat oleh Tulen, kantor tersebut kantor camat seolah-olah menjadi tempat tinggal para dedemit atau istilah lainnya Hantu.

Sejak berdiri, Camat kecamatan Siding pernah dijabat oleh Dodorikus AP (Plt. BKD), Petrus B. Diaz (Plt. Kadis PU), Kasa (Dinas Pertanian), Agustinus BDN (Kabag Umum) dan terakhir Tulen (sebelumnya di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil).
Dengan apa yang terjadi, Gunawan mengatakan hal itu tak perlu ditutup-tutupi sebagai pengetahuan khalayak ramai guna menjadi perhatian serius pihak pemerintah dalam membangun Kecamatan Siding. Terhadap kinerja itupula, sebagai perpanjangan lidah masyarakat, Gunawan mengharapkan adanya pembinaan pegawai, terlebih yang ditugaskan di Kantor Camat Siding.

“PNS Kantor Camat Siding bermental kerupuk, motivasi kerja mereka dalam melayani masyarakat sangat rendah, buktinya masyarakat sangat kesulitan dengan tindakan mereka yang jarang masuk kantor,” tegas legislator PNBK ini.

Mental kerupuk disamakannya dengan mental PNS yang mudah lembek, tidak memiliki kreativitas, bermalas-malasan, motivasi melayani masyarakat sangat rendah, tak memahami kinerja yang dibebankan kepada mereka, mental yang hanya mengharapkan gaji buta tanpa kerja.

“Lebih parah, para staff malah membanggakan pemimpin yang jarang berada ditempat. Mungkin mereka senang agar sama-sama tidak ngantor,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gunawan menambahkan, alasan minimnya infrastruktur yang dimiliki wilayah Kecamatan Siding bukan sebuah alasan sehingga para pegawai tidak menjalani tugas mereka. Sebab, satu hal yang perlu diingat adalah, para pegawai tersebut pada saat mendaftarkan diri sebagai PNS telah bersedia menyatakan siap ditempatkan diberbagai daerah di NKRI.

“Jika minimnya infrastruktur menjadi alasan mereka jarang masuk kantor, kenapa mereka menjadi PNS,” singgungnya sembari menyebutkan bahwa akses mencapai kantor camat siding dapat melalui jalur sungai dan darat.

Mengenai pegawai kondisi pegawai yang demikian, legislator yang tergabung dalam Fraksi Bersatu DPRD Bengkayang ini, mengungkapkan setakat ini pihaknya belum mengambil kebijakan agar dilakukan pemanggilan instansi yang membawahinya, namun tanggungjawab diharapkan dapat menjadi perhatian serius instansi. Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Sungkung III (Senoleng), Yosua Pape yang dihubungi via telepon, Selasa (31/8) mengatakan setakat ini urusannya dengan Pemerintahan Kecamatan Siding berjalan lancar meski harus menghabiskan waktu yang cukup lama untuk mencapai pusat kecamatan.

“Saya tidak menyebutkan mereka tidak pernah masuk. Tetapi menurut saya, ada beberapa faktor yang menyebabkan para pegawai kantor camat dikatakan jarang masuk, pertama adalah keterbatasan infrastruktur dikecamatan ini,” terang Yosua Pape.

Akses jalan merupakan hal yang dimaksud. Diakuinya, dari Desa Sungkung III membutuhkan perjalanan (jalan kaki) selama 1 hari. Akses transportasi juga dapat melalui jalur sungai, namun hal itu jarang dilakukannya, karena motor air tidak mampu mencapai pusat kecamatan, apalagi jika musim panas. Bila tak menemui pegawai di Kantor, biasanya Yosua langsung mendatangi rumah pegawai yang terkait kinerja dirinya sebagai Kepala Desa. Dikatakannya, bila saat ini para pegawai jarang masuk kantor, semua tak terlepas dari minimnya perhatian pemerintah terhadap infrastruktur jalan diwilayah Siding. Selain jalan, tak tersedianya fasilitas penerangan (listrik), kemudian tempat tinggal pegawai menjadi alasan lain bila dikatakan pegawai dikantor tersebut jarang masuk.

“Semestinya hal ini menjadi perhatian pembangunan pihak pemerintah, baik eksekutif maupun legislative Bengkayang,” tandas Yosua.

Diskusi

3 thoughts on “Gunawan : “PNS Kantor Camat Siding Bermental Kerupuk”

  1. Padahal Sebujit tidak terlalu jauh Jaraknya, Mental taek…

    Posted by nn | September 29, 2011, 2:27 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: