//
you're reading...
Bengkayang

Togel Marak, Aparat Duduk Manis

Oleh : Krisantus (11 Oktober 2010)

Keberadaan Toto Gelap (Togel) atau bentuk perjudian menebak angka saat ini bukan hal yang sulit ditemui di Bengkayang, sebab hampir ditiap titik di pasar Bengkayang, jenis perjudian ini dapat ditemui. Beberapa waktu lalu, tepatnya ketika Komjen. Nanan Sukarna menjabat sebagai Kapolda Kalbar, aktivitas perjudian ini sempat berhenti di Bumi Sebalo, namun seiring pergantian Nanan Sukarna, aktivitas tersebut muncul kembali dan bertambah marak.

Dari pantauan yang dilakukan selama ini, dibeberapa sudut seperti dibilangan jalan Jeranding AR, Basuki Rachmat (BRC), Jalan Ngura, bahkan hingga merambah di Kecamatan, judi jenis ini dapat ditemui. Apalagi, dalam satu minggu, setiap hari para peminat judi ini dapat mengadu nasib dengan menebak angka yang akan dikeluarkan Bandar judi. Bahkan disalah satu daerah, membicarakan soal angka togel anak-anak sekolah dasar tidak lagi menjadi hal yang tabu.

Perjudian dalam bentuk menebak angka ini sememangnya menggiurkan para pemasang, sebab jika pemasang mempertaruhkan uang Rp.1000 untuk dua angka, jika tebakannya benar, maka pemasang akan mendapat bayaran Rp.70 ribu, sementara jika dapat menebak tiga angka, petaruh akan mendapat bayaran sebesar Rp.400 ribu. Sedangkan jika petaruh berhasil menebak hingga empat angka, maka dari Rp.1000 tersebut mereka akan mendapat bayaran sebesar Rp.2,5 juta. Sungguh menggiurkan bukan.

“Judi Togel di Bengkayang sudah beberapa lama ini kembali marak, seolah-olah aparat, khususnya aparat Kepolisian didaerah ini menutup mata terhadap aktivitas itu dan tampak hanya duduk manis saja,” ungkap salah seorang warga meminta namanya tidak dikorankan, KS (inisial), Senin (11/10) di Kantor Perwakilan Media ini.

Menurut KS, semestinya bila aparat merasa tanggap terhadap penyakit sosial yang satu ini, seharusnya sejak dulu sindikat perjudian itu ditertibkan, bukan semakin dibiarkan berlarut-larut. Pembiaran ini menurutnya dikhawatirkan akan menjadi penyakit masyarakat yang tidak bisa “disembuhkan” sehingga pada suatu saat hendak diberantas, hal itu akan semakin sulit.

“Aparat jangan duduk manis saja disana (dikantor) terhadap aktivitas ini (togel), harusnya ada tindakan nyata agar masyarakat mengurangi secara perlahan-lahan kebiasaan tersebut,” pinta KS.

Senada, salah seorang warga lainnya yang dijumpai awak media ini di kisaran jalan Jeranding AR, yakni AN (inisial), yang mengatakan dengan semakin maraknya jenis perjudian ini, Ia mengaku khawatir akan munculnya jenis perjudian lain dengan bebas tanpa tanggungjawab aparat dimasa kedepan.

“Bagaimana kita tidak khawatir, sejak pergantian Kapolres Bengkayang yang lama,yakni M. Nasir S., ke Pak Nimitch (Mosyan Nimitch), tidak pernah saya mendengar adanya penangkapan terhadap para pelaku judi togel, baik melalui media maupun diketahui langsung,” terang AN.

Menurutnya, dengan kondisi kota Bengkayang yang tidak terlalu besar, melihat aktivitas Togel bukanlah hal yang sulit bagi aparat Kepolisian, dikatakannya, untuk melihat aktivitas tersebut, aparat hanya membutuhkan komitmen kerja yang tinggi saja.

“Kita berharap agar pihak Kepolisian dapat mengusut tuntas para pelaku judi, tidak hanya togel, judi jenis lainpun harus diberantas hingga ke akar-akarnya. Bila perlu, jika ada aparat yang tertangkap tangan, harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” tandas AN.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: