//
you're reading...
Bengkayang, Olahraga

Aset Minim, Sekretariat KONI Bengkayang Masih Numpang

Oleh : KRISANTUS

KONI BengkayangBENGKAYANG- Sebuah pesan singkat atau short message service yang dikirim salah seorang Pengurus Kabupaten salah satu cabang olahraga pada saat penyelenggaraan Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) I KONI Bengkayang, berisi “Aset KONI (Bengkayang), 2 unit meja buruk. 2 karung beras. Selusin raket badminton bekas. Dan 3 helai celana kolor bekas binaraga layak pakai ukuran x, xl dan m warna pink,”. Pesan ini diterima pada saat LPj Kepengurusan KONI Bengkayang periode 2006-2010 sedang dipaparkan dihadapan peserta Musorkab.

Meski pesan itu tampak sebagai satu guyonan, namun kenyataan yang terjadi, memang saat ini asset-aset olahraga yang dimiliki KONI Bengkayang masih minim. Dari penuturan Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot, S.Pd maupun Ketua KONI 2011-2015, Ir. Martinus Khiu ketika dikonfirmasi hanya menyebutkan bahwa asset yang dimiliki baru sebatas pada kepemilikan lapangan bola voli (milik PBVSI) dan lapangan sepakbola, lapangan bola basket dan badminton.

Tidak hanya fasilitas yang minim, untuk Sekretariat, KONI Bengkayang masih menumpang pada rumah kediaman pribadi Sekretaris Umum, di Jalan Gereja Protestan, No. 09. Praktis, dengan berakhirnya kepengurusan yang lama, induk olahraga ini tidak memiliki sekretariat.

“Dalam jangka waktu dekat ini, kita akan berkoordinasi dengan Pemda guna menanyakan apakah ada gedung pemerintah yang bisa dipakai sebagai sekretariat KONI. Walaupun tidak ada, KONI akan mencari solusi agar mendapatkan sebuah rumah yang dapat dijadikan Sekretariat yang layak,” ungkap Martinus Khiu.

Pria yang juga sebagai anggota KPU Bengkayang ini mengatakan bahwa menjadikan rumah pribadi sebagai sekretariat KONI bukanlah tempat yang layak untuk membicarakan olahraga. Hal itu dirasakannya sebagai salah satu penghambat ketika para pengurus olahraga dalam melaksanakan koordinasi dengan KONI. Keberadaan sekretariat yang layak ini nantinya minimal diharapkan dapat mengakomodir 23 Pengkab yang ada saat ini.

“Diruangan tersebut nantinya ada Sekretariat KONI, kemudian ada ruangan-ruangan yang bisa dipakai oleh setiap cabang olahraga,” terangnya.

Pada kesempatan tersebut, Khiu juga memaparkan beberapa poin penting yang menjadi program kerja kepengurusan KONI kedepan, yakni Penataan organisasi secara internal, setelah itu dilaksanakan bersama Pengkab akan berkoordinasi untuk menyusun program, minimal jangka pendek. Riilnya setiap Pengkab punya program kerja tahun pada 2011 ini. Berdasarkan program kerja itu nantinya akan diketahui rincian anggaran yang dibutuhkan setiap Pengkab, dimana hal itu juga akan disampaikan kepada pihak Pemda dan DPRD Bengkayang karena dua lembaga inilah yang memiliki peran dalam penentuan anggara KONI.

“Pembenahan organisasi perlu dilakukan guna memudahkan KONI dalam menjalankan program kerja yang dicanangkan,” tandas Khiu.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: