//
you're reading...
Adat Dayak dan Budaya, Bengkayang, DPRD Bengkayang, Lingkungan Hidup Bengkayang, Pariwisata, Pemda Bengkayang, Perkebunan

Potensi Wisata Bengkayang Perlu Promosi

Oleh : JAMLI

KALBAR TIMES – BENGKAYANG

Promosi potensi pariwisata Kabupaten Bengkayang belum berjalan efektif karena tidak didukung dengan informasi yang benar dan sehat melalui berbagai media informasi seperti pemasangan baliho di obyek wisata atau di batas wilayah.

Ia mengatakan pariwisata daerah ini tidak akan membuahkan hasil yang maksimal tanpa dukungan informasi massal seperti pemasangan baliho yang bisa menjadi petunjuk bagi wisatawan tentang obyek wisata daerah ini Saat berada di wilayah perbatasan kabupaten Bengkayang.

“Wisatawan bisa memperoleh petunjuk tentang obyek wisata melalui pemasangan baliho yang besar yang memberikan informasi tentang pariwisata daerah ini” kata Rienny beserta rombongan Mahasiwa Universitas Untan saat KKN di Kabupaten Bengkayang.

Senada, Antonius.SSN, yang merupakan alumnus Fakultas Seni Indonesia, saat berkunjung ke Bengkayang, ia bersama rombongannya juga melihat di beberapa sudut kota belum banyak dipasang baliho yang memuat info wisata daerah ini, sehingga ia berpendapat,

“Wisatawan yang datang sering bertanya-tanya tentang apa yang akan dilihat dan dinikmati di di daerah ini,” sarannya.

Disambung, Petrus Bong.SE, asal Kabupaten Landak. menurut hematnya, baliho dan billboard besar seharusnya banyak dipasang di tempat strategis atau di taman kota, sehingga akan membuat suasana kota menjadi bertambah semarak dan indah. Lanjut Petrus lagi, Promosi parawisata yang paling baik adalah dari wisatawan itu sendiri. Mereka menceritakan kesan dan pesannya kepada sahabat dan kerabat mereka. Yang baik pasti mereka katakan baik, dan begitu sebaliknya. Selain itu, promosi dalam sistem dunia maya adalah suatu keharusan. Promosi budaya ke luar negeri adalah suatu yang dapat diterima, namun tidak cukup jika didukung dengan sebuah penataan dan kapitalisasi yang semakin serius. Oleh karenanya, benahilah secara sungguh-sungguh, dan lakukanlah promosi, Sarannya.

Keadaan ini sering saya pelesetkan dengan ”Baliho-Legislatif dan exekutif” pada titik-titik lintasan, terutama simpang satu atap hingga menuju arah Singkawang dan arah Simpang Tiga Darit, belum ada satupun Baliho Wisatawan yang terpajang, kok yang banyak malah Baliho Bupati?” katanya tersenyum, sambil mengakhiri pembicaraannya.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: