//
you're reading...
Bengkayang, Bupati Bengkayang, DPRD Bengkayang, Infrastruktur, Kecamatan Lumar, Lingkungan Hidup Bengkayang, Pemda Bengkayang, Pemerintahan Desa, Sosial

Inspektorat Bengkayang Diduga Lupa Awasi Proyek Jalan Trans Mabak

Oleh : KRISANTUS VAN SEBOL

Bengkayang – BERKAT

Kecamatan Lumar

Jalan Trans Mabak, Hingga Tahun 2012 Pengerjaannya Belum Selesai Padahal Dikerjakan Pada Tahun 2011

INSPEKTORAT Kabupaten Bengkayang sebagai lembaga yang memiliki tugas dan tanggungjawab salah satunya sebagai lembaga yang mengawasi dan pemeriksaan atas penggunaan dana atau anggaran Negara diduga lupa mengawasi pekerjaan proyek ruas jalan Trans Mabak, Desa Tiga Berkat, Kecamatan Lumar. Sebab dari pantauan dilapangan, pekerjaan yang dilakukan dinilai asal jadi bahkan masih ada sekitar 120 Meter ruas jalan belum jadi atau belum diaspal. Dinilai asal jadi, karena pada beberapa bagian ruas jalan didapati berdiri diatas batu yang tak berkualitas atau sering disebut batu kong. Sementara itu pada bagian sisi jalan dibiarkan begitu saja tanpa dilakukan penimbunan. Pengerjaan yang dinilai asal jadi ini berakibat pada rendahnya kualitas jalan. Akibatnya, salah seorang warga setempat, yakni Sarkim kepada Wartawan ini mengeluh atas kondisi yang terjadi.

“Saya selaku warga sangat menyayangkan kualitas pengerjaan jalan tersebut, bagaimana tidak, sekitar 200 Meter ruas jalan yang sudah selesai diaspal sebelum Natal, tapi tak sampai 2 minggu, aspal sudah terbongkar,” ungkap Sarkim belum lama ini di Lumar.

Pengerjaan yang sedemikian menurutnya tentu akan sangat merugikan masyarakat setempat karena tak bias dinikmati pada masa yang cukup lama. Bahkan diprediksi kondisi jalan tersebut tidak akan hingga 3 bulan kedepan dan sudah kembali kedalam bentuk semula. Disamping itu juga, pekerjaan seperti yang demikian akan mengakibatkan pemborosan anggaran Negara. Oleh karena itu, Ia meminta agar adanya pengawasan yang maksimal dari pihak terkait.

Diskusi

4 thoughts on “Inspektorat Bengkayang Diduga Lupa Awasi Proyek Jalan Trans Mabak

  1. Bangun pagala adup ko asal2..

    Posted by wardi | Januari 22, 2012, 8:07 am
    • Koh tameh Di… makin ket kampong adup… makin sok asal-asal ngaraje pagala… mungkin kontraktor koh ngate mahe untung karah… dan tahun depan bisa jadi pemborong agi…. lakina…

      Posted by Krisantus Van Sebol | Januari 22, 2012, 8:18 am
  2. nah,,gt donk,,,perjuangkan kampung awak tu,,,jangan sampai kontraktor menjadikan kampung awak tu tempat nguras uang,,dan kelinci percobaan,,,ayo ,,mainkan itu suaranya,,,

    Posted by antony | Januari 28, 2012, 2:29 am
  3. Hahahaha… dah nda tahan dibiarkan terus bro… hehe

    Posted by Krisantus Van Sebol | Januari 31, 2012, 4:28 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: