//
you're reading...
Bengkayang, Bupati Bengkayang, DPRD Bengkayang, Infrastruktur, Pemda Bengkayang

Gidot : “Jangan Dibaliknya Minta Tolong Beri Proyek,”

Oleh : KRISANTUS VAN SEBOL

Bengkayang – BERKAT

MUNCULNYA tulisan Mempawah/Singkawang Yes, Bengkayang No diruas Tanjung Gundul sampai Sungai Duri yang mengindikasikan adanya keinginan warga di Kecamatan Sungai Raya dan Sungai Raya Kepulauan bergabung dengan Kabupaten Pontianak atau Kota Singkawang seperti yang diberitakan salah satu media lokal didaerah ini beberapa waktu lalu dianggap sebagai ulah oknum yang mengatasnamakan masyarakat.

Menanggapi pemberitaan ini, Ketua DPRD Bengkayang, Sebastianus Darwis, SE, MM., Selasa (8/2) di Bengkayang menegaskan kembali bahwa munculnya tulisan itu hanyalah ulah dari oknum tertentu saja, bukan berdasarkan aspirasi masyarakat secara keseluruhan.

“Kita tetap mengacu pada UU Nomor 10 Tahun 1999 yang merupakan landasan hukum terbentuknya kabupaten Bengkayang,” tegasnya.

Kecamatan Sungai Raya merupakan salah satu kecamatan yang berdiri sejak pemekaran Bengkayang menjadi Kabupaten dari hasil pemekaran kabupaten Sambas pada tahun 1999 bersama Kecamatan Bengkayang, Samalantan, Ledo, Sanggau Ledo, Seluas. Sementara Kecamatan Sungai Raya Kepulauan sendiri merupakan hasil pemekaran Kecamatan Sungai Raya.

“Jika memang tidak senang dan tidak mau tinggal di Bengkayang, pindah saja kesana. Menurut Mahkamah Konstitusi, Kabupaten ini Legal dari Sungai Raya sampai ke Jagoi Babang. Saya pikir jika Mempawah atau Singkawang YES, pindah saja kesana. Saya sudah perintahkan Camat apabila ada yang minta surat pindah, berikan saja karena masih banyak warga yang ingin tinggal dan hidup di Kabupaten Bengkayang,” kata Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot, S.Pd baru-baru ini.

Setakat ini, Gidot telah meminta kepada Camat serta aparat TNI dan Pol PP untuk melacak oknum yang telah menulis tulisan tersebut. Dan apabila ditemukan, Ia meminta agar oknum tersebut segera menghadap untuk berdialog untuk menemukan apa yang menjadi penyebabnya. Gidot sendiri sangat menyayangkan tulisan tersebut ditulis tidak pada tempatnya melainkan pada fasilitas umum.

“Apabila ada orang yang datang dan membicarakannya, Saya pasti menunggu, tetapi jangan dibaliknya meminta tolong diberikan proyek,” sambutnya lagi.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: