//
you're reading...
Bengkayang, Bupati Bengkayang, Pemda Bengkayang, Sosial

Marliakir Pertanyakan Penangkapan Deni Faisal

Oleh : KRISANTUS VAN SEBOL

    Bengkayang – BERKAT

Bengkayang

Marliakir (54)

MARLIAKIR (54), warga Kelurahan Bumi Emas tak pernah menyangka anaknya akan ditangkap aparat kepolisian setempat, apalagi penangkapan tersebut tanpa disertai Barang Bukti (BB) sebagaimana yang disangkakan oleh aparat.

Seperti disampaikannya, penangkapan Deni Faisal oleh anggota Polres Bengkayang pada tanggal 8 Februari yang lalu dikediamannya oleh tiga orang anggota kepolisian karena diduga sebagai pengguna sekaligus pengedar obat-obatan terlarang (Narkoba) di Bengkayang. Padahal pada saat kejadian, tidak ada BB yang dimaksud. Aparat hanya menjadi uang pribadinya senilai Rp.1,1 juta didalam dompetnya sebagai barang bukti, dimana uang tersebut diduga sebagai uang hasil transaksi Narkoba.

    “Sekarang sudah hampir satu bulan Deni ditahan di Mapolres Bengkayang, tapi barang bukti Narkoba seperti yang diduga tak dapat dibuktikan. Mereka (aparat) menahan Deni hanya berdasarkan uang yang ada didalam dompetnya saja,” kata Marliakir memelas tak puas saat dijumpai wartawan ini, Sabtu (3/3) di Terminal Bengkayang.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian yang disampaikannya ditangkapnya Deni berawal dari tertangkapnya Ardiansyah yang didapati memiliki Narkoba. Dari nyanyian Ardiansyah akhirnya terjerat pula nama-nama seperti Angga, Agus, Deni dan Gugun. Penangkapan kelima orang ini dilakukan pada hari yang sama, 8 Februari. Hanya saja, SPRINT dari Kepolisian untuk perihal penangkapan kelima orang tersebut baru dikeluarkan pada tanggal 11 Februari dan sementara itu, Gugun dikeluarkan dari sel kepolisian pada hari Minggu malam tanggal 12 Februari.

Selain karena kejanggalan-kejanggalan terhadap proses tersebut, Marliakir mengaku tak puas dengan kinerja aparat kepolisian yang pada saat melakukan penangkapan terlebih dahulu melakukan pemukulan terhadap Deni dijalan SMA Borneo Bengkayang hingga babak belur. Ketidakpuasan Marliakir ini juga karena pihak kepolisian tidak memberikan ijin ketika dirinya meminta untuk melakukan visum terhadap Deni maupun tes urine.

    “Saya mempertanyakan kinerja aparat kepolisian Bengkayang karena Saya kuatir anak Saya dijebak oleh aparat demi kepentingan tertentu,” tandasnya.

Diskusi

One thought on “Marliakir Pertanyakan Penangkapan Deni Faisal

  1. polisi sering menggunakan kekerasan dalam pekerjaan nya..
    saya curiga dari kasus ini ..
    dan saya berfikir dalang dari semua kasus ini tidak lain tidak bukan…
    orang di sekitar mereka karena dari yang saya kenal abang saya bukan lah orang pengguna narkoba..
    saya tegas kan sekali lagi “BUKAN PENGGUNA NARKOBA”..dan akhirnya abang saya di jebak,dan harus di hakimi seperti yang di jelaskan di atas…
    seenak nya menghakimi orang lain,kan ada cara lain yang lebih baik dan pantas..
    apa karena mereka seorang aparat jadi bisa seenak nya memperlakukan orang seperti itu,seandainya tersangka adalah keluarga mereka (aparat yang bersangkutan) apa mereka akan melakukan cara yang sama??dasar akal pikiran yang busuk,picik,
    orang seperti mereka yang menjebak abang saya apa bisa di bilang aparat masyarakat??bukan nya mengayomi tapi malah membuat orang lain sengsara.
    Katanya Indonesia dunia yang memiliki hukum yang kuat,adil,..
    mana???saya tidak melihat ketika saya tau ada beberapa dari mereka mungkin bisa di bilang pengguna (NARKOBA) tapi menutupi kesalahan mereka dengan cara menjebak orang lain seperti abang saya..
    saya sungguh kecewa..
    hanya Tuhan yang bisa membalas semua nya,orang seperti “dia” pasti masuk NERAKA JAHANAM
    maaf kata-kata saya lancang saya terlalu kecewa atas sikap mereka,merusak nama baik aparat saja.

    Posted by thatha | Juni 24, 2012, 5:20 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: