//
you're reading...
Bengkayang, Bupati Bengkayang, Olahraga, Pemda Bengkayang

BFD Kalbar Latih 12 Calon Wasit Futsal Bengkayang

Oleh : KRISANTUS VAN SEBOL

Bengkayang – BERKAT

Wasit Futsal

Peserta Pelatihan Wasit Futsal Bengkayang

OLAHRAGA sepakbola Futsal di Bengkayang sejak beberapa tahun terakhir mulai diminati masyarakat. Meski demikian, selama dua tahun berturut-turut Tim Futsal dibawah naungan Badan Futsal Daerah Bengkayang mampu membuat prestasi yakni dengan menjadi finalis pada even kejuaraan yang diselenggarakan ditingkat propinsi.

Melihat kondisi tersebut, agar olahraga ini terus menunjukkan perkembangan yang lebih baik, Ketua Badan Futsal Daerah (BFD) Bengkayang, Yudi mengungkap perlunya langkah-langkah tepat yang mesti segera dilakukan. Selain pencarian dan pembinaan bibit pemain futsal, langkah yang perlu dilakukan tersebut salah satunya menurut pria yang akrab disapa Lonyin ini adalah ketersediaan wasit futsal yang professional sehingga mampu menciptakan sebuah permainan yang berkualitas dan menarik. Sementara itu, di Kabupaten Bengkayang sendiri sejatinya belum memiliki stok wasit futsal yang cukup. Dari keterangannya, Yudi menyebutkan jumlah wasit futsal didaerah ini baru ada tiga orang.

“Beberapa alasan diatas itulah yang melatarbelakangi kita menggelar pelatihan wasit futsal,” kata Yudi, Sabtu (10/3) di Lapangan Futsal Angkasa, Bengkayang.

Pelatihan itu dikatakannya dilaksanakan selama lima hari, yakni mulai 10 – 14 Maret. Dimana peserta yang disertakan sebanyak 12 orang yang berasal dari 6 orang utusan Bengkayang, 4 orang (Sanggau Ledo) serta 3 orang (Sungai Raya Kepulauan). Agar pelatihan tersebut lebih berkualitas, Yudi menyebutkan pihaknya mendatangkan instruktur dari wasit futsal berpengalaman yang juga menjabat sebagai Kabid Organisasi, SDM dan Fair Play BFD Kalbar, yakni Drs. Dedi Juzari.

“Dengan adanya pelatihan ini, kedepannya kita berharap agar para peserta dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh disetiap kesempatan pertandingan maupun kepada masyarakat luas,” pintanya.

Terpisah, Dedi Juzari menjelaskan Coaching Clinics Referee Futsal ini dilakukan karena hingga saat ini Bengkayang belum ada lisensi khusus untuk futsal. Kegiatan ini hanya sebagai jenjang pengetahuan saja karena belum ada pelatihan resmi dari Badan Futsal Nasional dengan lisensi khusus di Kalbar.

Sama halnya dengan Yudi, Juzari berharap agar pelatihan ini kedepannya meningkatkan sumber daya manusia (wasit) terutama di Kabupaten Bengkayang, sehingga turnamen yang diselenggarakan setiap tahunnya dapat dilaksanakan oleh wasit didaerah tersebut. Oleh karena itu hal penting yang akan disampaikannya dalam pelatihan adalah pengetahuan peserta mengenai Kepemimpinan wasit, peraturan permainan baik diberikan melalui teori maupun praktek dilapangan.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: