//
you're reading...
Bengkayang, Bupati Bengkayang, Dinas Pendidikan Bengkayang, Pemda Bengkayang

Penyaluran Dana BSM SMPN 4 Teriak Dipertanyakan

Oleh : JAMLI

Bengkayang – Kalbar Times

Proses penyaluran dana Beasiswa Siswa Miskin (BSM) dilingkungan SMPN 4 Teriak, Kecamatan Teriak, Bengkayang dipertanyakan. Hal ini karena pada tahun 2012 ada beberapa siswa yang sudah menamatkan pendidikannya di sekolah tersebut namun masih mendapatkan jatah beasiswa, lebih parahnya lagi, siswa yang sudah tamat tersebut didata duduk dikelas tujuh (kelas 1 SMP).

Seperti diketahui, pada periode 2011 (Januari-Desember) pihak sekolah telah memberikan jatah beasiswa kepada 20 orang pelajarnya. Dimana masing-masing siswa berhak mendapatkan bantuan sebesar Rp.550 ribu/tahun sehingga total dana BSM yang dijatahkan senilai Rp.11 juta. Bantuan tersebut berlanjut hingga tahun 2012, dimana dengan begitu nama ke-20 pelajar tersebut masih masuk dalam data penerima beasiswa padahal pertengahan tahun 2012 ini mereka sudah menamatkan pendidikan mereka di sekolah tersebut. Adapun 20 pelajar yang menerima beasiswa pada tahun 2011 itu yakni, berdasarkan lampiran SK.Kepala Sekolah No: 420/027/SMP.4/2011 untuk Kelas Tujuh seperti Linda, Mudrato, Yosef. Sedangkan kelas Delapan yakni, Elisabet, Kristo, Suriani, Aprianus Toyen, Hendrikus, Oktaviana Dewi, Natalia, Ena, Nurvia Linda, Pondot, Siska, Weli, Yandi, Yeyen, Lonardus, Marsiana dan Wahid. Namun yang dipertanyakan adalah perihal masih diberikannya beasiswa kepada Natalia, Ena, Nurvia Linda, Pondot, Siska, Weli, Yandi, Yeyen, Lonardus, Marsiana dan Wahid yang sudah menamatkan pendidikannya pada pertengahan tahun ini. Martinus (47) warga Sebente Kecamatan Teriak pada Kamis (12/07) mengatakan sangat kecewa terhadap tindakan Kepsek yang menindas siswanya sendiri.

“Kami ini orang miskin, kenapa jatah anak miskin kok disunat juga dan yang saya herankan, kenapa mereka (siswa) yang sudah tamat tetapi dalam data siswa masih kelas Tujuh,” ungkap Martinus sembari memperlihatkan sepatu salah satu siswa yang menerima bantuan program pemerintah pusat itu. Martinus juga mengatakan bahwa penyaluran dana BSM itu hanya melalui sebuah pembagian sepatu sekolah kepada para pelajar.

Sasaran program Beasiswa Siswa Miskin (BSM) adalah siswa miskin dan telah dibebaskan dari segala jenis iuran sekolah pada jenjang pendidikan SMP di seluruh wilayah NKRI. Sumber dana BSM berasal dari Pemerintah dengan jumlah sasaran secara Nasional untuk tahun 2011/2012 Rp 550.000/ siswa/tahun. Warga miskin tidak akan mampu menjangkau pendidikan jika tidak dibantu oleh pemerintah. Oleh sebab itu tujuan dari program ini adalah membantu siswa untuk memenuhi kebutuhan pribadi siswa selama duduk di bangku sekolah, mencegah siswa dari kemungkinan putus sekolah akibat kesulitan biaya, memberi peluang dan kesempatan yang lebih besar. Menurut salah seorang oknum guru yang tak ingin disebut identitasnya, menyebutkan selain mendapatkan dana BSM, di SMPN 4 Teriak juga memiliki dana bantuan lainnya, yakni dana BOS Rp.77, Block Grend Rp.50Juta, jadi keseluruhan Rp.149 Juta.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: