//
you're reading...
Bengkayang, Bupati Bengkayang, DPRD Bengkayang, Pemda Bengkayang

Egarius Minta Warga Sungkung Utamakan Pendidikan

Oleh : KRISANTUS VAN SEBOL

Sungkung

Upacara HUT RI Ke-67 di Desa Sungkung III

Bengkayang (Kalbar Times) –
Terletak dibawah kaki Gunung Sunjang dan hanya bisa dijangkau melalui transportasi udara serta berjalan kaki dari Siding (Bengkayang), Engkadik (Landak) dan Suruh Tembawang (Sanggau Kapuas) Desa Sungkung I, II dan III, Kecamatan Siding, Bengkayang cukup membuat proses pembangunan didaerah tersebut berjalan lambat. Akses mencapai Namun demikian, satu-satunya anggota DPRD Bengkayang dari Desa Sungkung III, Egarius meminta bahkan menekankan kepada masyarakat setempat agar tidak berpangku tangan atau menanti pihak lain dalam memajukan Sungkung. Salah satu terobosan penting yang mesti dilakukan masyarakat menurut Egarius adalah dengan mengedepankan pendidikan.

“Salah satu strategi mempercepat pembangunan daerah ini (Sungkung) menjadi lebih maju adalah dengan tersedianya Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. Dan untuk mendapatkannya hanya bisa melalui jalur pendidikan,” kata legislator Partai Demokrat ini ketika menjadi Inspektur Upacara HUT RI Ke-67 di Sungkung.

Menurut Egarius, dengan tersedianya SDM yang berkualitas, upaya membangun Sungkung bisa menjadi lebih mudah karena hal tersebut tentunya akan membuat mereka merasa memiliki tanggungjawab yang besar terhadap warganya sendiri. Ia mencontohkan, tenaga guru maupun kesehatan, karena petugas (PNS) yang banyak bukan berasal dari daerah setempat membuat masyarakat kesulitan mendapatkan pelayanan yang baik pada kedua bidang tersebut. Ini dikarenakan para petugas tersebut jarang hadir atau berada ditempat. Paling mampu mereka hanya bisa bertahan selama 2 minggu dalam satu bulan untuk melaksanakan tugas mereka. Ini tentunya sangat merugikan masyarakat Sungkung sendiri. Alasan tempat tugas terlalu jauh, alasan urusan keluarga dan lain-lainnya menjadi tameng untuk meninggalkan kewajiban mereka di Sungkung.

Kondisi ini akan berbeda apabila SDM tersebut berasal dari wilayah setempat. Mereka tentunya akan merasa terbeban apabila lalai menjalankan tugas kepada warga yang juga saudara mereka sendiri. Oleh karena itu, Ia secara pribadi sangat menyayangkan apabila masih ada para orang tua yang tidak serius memperhatikan pendidikan anak-anaknya. Disamping itu juga, dengan tersedianya SDM yang berkualitas, daerah ini tentunya akan lebih siap ketika suatu saat hadirnya pembangunan.

“Jangan sampai gara-gara kita mengabaikan pendidikan, kelak kita akan menjadi penonton ditanah sendiri,” ugahnya.

Perlu diketahui, saat ini 3 desa di Sungkung telah memiliki 4 unit SDN, yakni SDN 04 Sungkung, SDN 09 Senoleng, SDN 10 Medeng serta SDN 11 Senebeh. Kemudian 1 unit SMPN dan SMAN, yakni SMPN 2 Siding serta SMAN 2 Siding. Sekolah-sekolah tersebut menampung siswa yang berasal dari 7 dusun yaitu Dusung Akit, Senebeh (Sungkung I), Luu, Medeng dan Sekadok (Sungkung II) serta Senoleng dan Batu Ampar (Sungkung III).

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: