//
you're reading...
Bengkayang, Bupati Bengkayang, Perusahaan Sawit Bengkayang, Polres Bengkayang

Warga Kinande Menuntut Hak (5) Bahas Batas, Jembatan Menuju Desa Kinande Diputus

Oleh : KRISANTUS VAN SEBOL

PT. Darmex Agro

Kepala Desa Kinande, Pilipus (bertopi) dan Kades Godang Damar, Apo (2 dari kiri)

Bengkayang (Kalbar Times) –
Usaha masyarakat Desa Kinande memperjuangkan hak mereka dari PT. Darmex Agro mendapat tantangan tidak hanya dari perusahaan, tetapi juga kehadiran masyarakat Desa Godang Damar yang diindikasi kuat telah diperalat oleh pihak perusahaan dengan cara mempermasalahkan tapal batas desa.

Seperti diketahui, lokasi pembangunan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dan sebagian kecil lokasi kebun oleh pihak perusahaan dianggap dikerjakan diatas wilayah Desa Godang Damar. Padahal sampai saat ini batas-batas wilayah Desa Godang Damar sendiri belum ditentukan dalam Peraturan hukum yang sah. Bahkan bila didasarkan pada peta lama yang dibuat pada orde lama dengan dasar penentuan wilayah bagi masyarakat Dayak (Binua), wilayah Godang Damar masuk ke wilayah Desa Kinande. Kondisi inilah yang sepertinya sengaja dimanfaatkan oleh PT. Darmex Agro untuk mengadu domba kedua belah pihak. Hal ini terbukti pada saat pembahasan tapal batas antar kedua desa, Selasa (9/10) kemarin di Kantor Camat. Dimana kedua belah pihak yang mewakili desa masing-masing sama-sama bersikeras bahwa wilayah tersebut (lokasi PKS dan sebagian kebun) berada diatas desa mereka.

“Pembahasan mengenai batas kemarin berjalan buntu (deadlock) sehingga belum diperoleh titik temu,” ungkap Camat Lembah Bawang, Alpinus saat dihubungi, Rabu (10/10) melalui telepon.

Menurutnya, masing-masing perwakilan desa bersikeras bahwa data yang dimiliki adalah benar. Dari desa Godang Damar bersikeras bahwa sketsa batas wilayah hasil pemekaran 2006 lalu merupakan dasar kuat dalam menentukan wilayah desa. Sementara perwakilan Desa Kinande menggangap bahwa pihak mereka tidak pernah menandatangani/menyetujui batas-batas wilayah seperti yang dipaparkan oleh Kades Godang Damar.

“Selain tidak pernah menandatangani mengenai batas dalam sketsa tersebut, kami juga mengacu pada peta wilayah yang sudah ada sebelum Godang Damar dimekarkan 2006 yang lalu. Ditambahkan berdasarkan penentuan wilayah bagi masyarakat Dayak, wilayah yang diklaim mereka itu masih berada pada wilayah Binua kami (Kanayatn),” kata Kades Kinande, Pilipus.

Akibat tidak ditemukannya jalan penyelesaian itupula, Camat Lembah Bawang mengatakan bila pihaknya akan melaporkan hasil pertemuan tersebut dan meminta kepada pihak kabupaten untuk memediasi pertemuan antar kedua perwakilan desa.

Jembatan Putus

Usai pertemuan membahas tapal batas, ternyata salah satu pihak bersikap kurang sportif. Dimana berdasarkan laporan yang diterima dari Anggota LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Bengkayang, Damianus Eko, menyebutkan bahwa sebuah jembatan yang menghungkan Desa Kinande dengan Seluang (Kelurahan Mayasopa) sengaja diputus.

“Putusnya jembatan kayu di wilayah sengketa tersebut menyebabkan kendaraan roda empat yang hendak masuk maupun keluar dari Desa Kinande terganggu,” terang Eko. Ia pun meminta kepada pihak kepolisian, agar dapat mengusut tuntas pelaku yang telah melakukan tindakan merugikan masyarakat umum tersebut agar dapat diberi pelajaran sehingga pada masa mendatang tindakan seperti itu tidak terulang lagi.

Diskusi

4 thoughts on “Warga Kinande Menuntut Hak (5) Bahas Batas, Jembatan Menuju Desa Kinande Diputus

  1. Ijin PT. Darmex jangan di kantongi pemda…. inikan jadi tanda tanya besar???? Kemana,,,, ada apa?

    Posted by Laurensius Dede | Oktober 29, 2012, 3:09 am
  2. Mantap diah blog, suke kit bacaek

    Posted by oscarchristian | November 30, 2012, 10:50 am
  3. Kit warga kinande

    Posted by oscarchristian | November 30, 2012, 10:51 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: