//
you're reading...
Bengkayang, Bupati Bengkayang, Pemda Bengkayang

Tarif Melonjak, Warga Kecamatan Tujuhbelas Mengeluh

Oleh : KRISANTUS VAN SEBOL

Bengkayang (Kalbar Times) – Kenaikan tariff listrik yang tiba-tiba membuat sebagian warga di Kecamatan Tujuhbelas yang menjadi pelanggan listrik PLTA Riam Merasap mengeluh. Hal itu seperti disampaikan oleh Sekretaris BPPK-RI Kalbar, F. Sarkawi baru-baru ini.

Keluhan tersebut cukup beralasan karena pada awal Desember kemarin, sebagian warga mengalami lonjakan tarif diluar tarif yang biasa mereka bayar setiap bulan kepihak PLN anak ranting Sanggau Ledo.

“Kenaikan diluar tarif normal, jika biasanya salah seorang pelanggan hanya membayar Rp.70 ribu perbulan (Nopember), tapi pada Desember tarif menjadi Rp.200 ribu-an,” sebut Sarkawi.

Adapun alasan kenaikan, menurut informasi yang diperolehnya disebabkan karena pada waktu sebelumnya telah terjadi kesalahan pencatatan meteran yang dilakukan oleh para petugas pencatat dari PLN. Kesalahan tersebut berakibat pembayaran tarif lebih rendah atas pemakaian pelanggan.

Sarkawi yang mengaku telah didatangi warga yang mengeluh akan hal tersebut menyebutkan apabila kesalahan yang dilakukan petugas seharusnya tidak dibebankan kepada pelanggan.

“Kenaikan semakin dikeluhkan karena tidak ada sosialisasi dari pihak PLN akan kenaikan tarif, tahu-tahunya warga yang hendak membayar rekening bulanan dibuat terkejut,” terangnya.

Atas kejadian yang dianggap telah merugikan banyak pihak itu, F. Sarkawi mengatakan saat ini pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian agar dapat diusut dengan tuntas sehingga para pelanggan tidak menjadi korban.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: