//
you're reading...
Bengkayang, Lingkungan Hidup Bengkayang, Pemda Bengkayang

Eksploitasi Lahan, Perusahaan Abaikan Kondisi Lingkungan

Oleh : PANDI AHMAD

Capkala (Kalbar Times) – Eksploitasi lahan di Desa Pawangi, Kecamatan Capkala oleh beberapa perusahaan guna memenuhi kebutuhan produksi keramik mengakibatkan kondisi desa tersebut rawan terhadap bahaya lingkungan sepert tercemarnya air minum, kerusakan hutan serta Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), penyebaran penyakit malaria. Bahkan dengan tidak ditutup kembali bekas galian tersebut dapat mengakibatkan korban nyawa, terutama terhadap anak-anak.

Penggalian lahan di Desa Pawangi berupa Clay dan Kaolin ini telah berlangsung sejak tahun 80-an hingga, namun sejak saat itu, bekas galian tidak pernah ditutup kembali. Hal inilah yang telah membuat kondisi Desa banyak ditemukan kolam berisi genangan air. Apabila dibiarkan begitu saja dan tidak ada upaya pengelolaaan yang komprehensif, maka akan berdampak pada tata ruang Desa Pawangi menjadi semakin memburuk kedepannya.

“Pihak perusahaan semestinya memahami hal tersebut, jangan hanya sekedar mencari keuntungan semata tetapi mengabaikan kondisi lingkungan,” kata Ketua Karang Taruna Desa Pawangi, Apandi, Senin (17/12) di Capkala.

Apandi juga menekankan agar setiap unit usaha atau perusahaan yang berinvestasi di Desa Pawangi semestinya dapat mengantongi ijin Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Tujuannya adalah agar investasi yang ada tidak sekadar memberikan dampak kesejahteraan dari segi ekonomi semata, tetapi juga dari faktor kesehatan.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: